- Ikan Teri (Stolephorus insularis)
Biasa disebut ikan teri atau ikan
bilis adalah anggota keluarga Engraulidae.
Nama ini mencangkup berbagai ikan dengan warna tubuh perak kehijauan atau
kebiruan. Walaupun angota Engraulidaei ada yang memiliki panjang 23 cm, nama
ikan teri biasanya di berikan bagi ikan yang panjang maksimumnya 5 cm.
- Ikan Peperek (Leiognathus
spp)
tergolong pada keluarga
leiognathidae yang masih berkerabat dengan keluarga Carangiadae. Jenis ini
merupakan jenis ikan yang kecil, Panjang tubuhnya tidak lebih dari 15 cm,
Badanya tinggi dan bentuknya pipih. Daging dari jenis ini tidak begitu banyak
- Ikan Gulamah (Pseudocienna amovens)
Ika Gulamah dapat
diklasifikasikan sebagai berikut : Ordo Percomorphi, Sub Ordo Percoidea, Famili
Scienidae ,Genus Pseudocienna dan spesies Pseudocienna amovensis.Menurut
Weber et el (1993) ciri ikan
Gulamah adalah bermulut lebar ,gigi-gigi besar dan kecil pada rahangnya.Gigi
besar pada pada bagian ujung rahang atas ,tanpa gigi taring.Memiliki gelembung
udara.Bentuknya lonjong atau lebih mirip wortel dan dilengkapi dengan tonjolan
seperti akar pohon yang berjumlah 22-29.Panjang urat sisi dapat mencapai 3 cm
namun pada umumnya 25-30 cm. Sirip punggung berjari-jari keras 10, diikuti
dengan 1 jari-jari keras yangbersambung dengan 25-28 jari-jari lemah .Sirip
dubur berjari-jaru keras 2 dan 7 jari-jari lemah.Warna dasar yang dimiliki ikan
ini adalah putih keabuan dengan adanya strip-strip yang bergelombang.Terdapat
di bagian atas badan suatu bentuk kuning pucat memanjang di atas garis
rusuk.Total hitam pada pangkal sirip dada juga pada penutup inang.Sirip-sirip
sebagian kuning sebagian gelap dan ukuran dapat mencapai 38 cm dan umumnya
25-30 cm.
- Ikan Kapas – Kapas (Lactarius
lactarius)
Secara taksonomi ikan kapas-kapas diklasifikasikan ke dalam Ordo
:Percomorphi, Famili Geridae, Genus Geres dan spesies Geres punctatus yang
merupkan kelompok ikan yang mempunyai ukuran tubuh relative kecil ,bentuk badan
pipih tegak dengan kepala melengkung,mulut terletak di ujung depan kepala
,moncong dapat ditonjolkan ke depan,tubuh ditutupi oleh sisik berukuran besar,
sirip dada panjang dan runcing, warna tubuh keperakan.
- Ikan Kembung Laki - Laki (Restrelliger canagurta)
Ikan kembung laki-laki termasuk kedalam kelas
Condircthtyes mempunyai bentuk tubuh seperti torpedo, tubuh simetris bilateral,
sirip ekor bercagak dua dimana lekukan dari cagak tersebut dimulai dekat
pangkalnya. Dibelakan sirip ekor dan sirip anus terdapat sirip tambahan kecil.
Sirip punggung pada bagian depan seluruhnya disokog oleh jari-jari keras.
Posisi mulut terminal dengan sifat nonprotactile.
Sirip-sirip punggung dubur, perut dan dada pada pangkalnya mempunyai
lekukan pada tubuh, sehingga dapat memperkecil daya gesekan pada air waktu ikan
tersebut berenang cepat.
- Ikan Kembung Perempuan (Scomber neglectus)
Ikan ini memiliki bentuk tubuh seperti torpedo dengan panjang tubuh
serta hidup di sekitar dasar perairan dan permukaan perairan laut, tergolong
ikan pelagis yang mengkehendaki perairan bersalinitas tinggi, suka hidup secara
bergerombol baik diperairan pantai maupun dilepas pantai. Kebiasaan makanannya
adalah memakan plankton besar atau kasar, copepoda dan crustacea
- Ikan Belanak (Mugil dossumieri)
Bagian belakang berwarna
kehijau-hijauan atau abu-abu kecoklatan, pada bagian sisi dan perut berwarna
keperakan; pinggiran belakang sirip ekor berwarna hitam; pada permulaan sirip dada
terdapat spot biru
- Ikan Tongkol (Euthynnus allecterates)
Ikan tongkol terklasifikasi dalam ordo Goboioida, family Scombridae,
genus Euthynnus, spesies Euthynnus pelamis .Ikan tongkol masih tergolong
pada ikan Scombridae, bentuk tubuh seperti betuto, dengan kulit yang licin
.Sirip dada melengkung, ujngnya lurus dan pangkalnya sangat kecil. Ikan tongkol merupakan
perenang yang tercepat diantara ikan-ikan laut yang berangka tulang.
Sirip-sirip punggung, dubur, perut, dan dada pada pangkalnya mempunyai lekukan
pada tubuh, sehingga sirip-sirip ini dapat dilipat masuk kedalam lekukan
tersebut, sehingga dapat memperkecil daya gesekan dari air pada waktu ikan
tersebut berenang cepat. Dan dibelakang sirip punggung dan sirip dubur
terdapat sirip-sirip tambahan yang kecil-kecil yang disebut finlet.
- Ikan Layur (Trichiurus savala)
Layur (Trichiurus
lepturus) merupakan ikan laut yang mudah dikenal dari bentuknya yang panjang
dan ramping. Ikan ini tersebar di banyak perairan dunia. Jenis yang ditemukan
di Pasifik dan Atlantik merupakan populasi yang berbeda.
Ukuran tubuhnya dapat mencapai panjang 2m, dengan berat maksimum tercatat 5kg
dan usia dapat mencapai 15 tahun. Kegemarannya pada siang hari berkeliaran di
perairan dangkal dekat pantai yang kaya plankton krustasea. Pada waktu malam
ikan ini mendekat ke dasar perairan.
Layur mudah dijumpai di tempat penjualan ikan di Indonesia. Ia juga menjadi
ikan umpan. Orang Jepang menyebutnya tachiuo dan memakannya mentah (sebagai
sashimi) atau dibakar. Orang Korea menyebutnya galchi dan mengolahnya dengan
digoreng atau dibakar. Ikan ini disukai karena dagingnya yang kenyal, tidak
terlalu amis, tidak berminyak, serta mudah dilepas tulangnya.
- Ikan Tenggiri (Scomberromo commersoni)
Ikan tenggiri tergolong
kedalam famili Scombridae yang mempunyai bentuk memanjang, daging kulit yang
licin, tidak bersisik kecuali sisik-sisk pada gurat sisi yang kecil-kecil,
sirip pungung ada dua, letaknay berdekatan sekali yang depan disokong oleh
jari-jari keras yang lemah sebanyak 16-17 buah, yang belakang disokomg oleh 3-4
jari-jari keras dan 13-14 jari-jari lunak. Sirip dubur sama besar nya dengan
sirip punggung yang belakang, dan disebelah belakangnya terdapat sirip-sirip
tambahan sebanyak 9-10 buah, sama seperti pada sirp punggung. Sirip ekor cagak
dua berlekuk dalam dengan kedua ujung sirip-siripnya yang panjang. Mulut nya
lebar, rahang atas dan rahang bawah begerigi tajam dan kuat, langit-langit
bergigi kecil-kecil. Warna punggungnya kebiru-biruan, pinggiran tubuh dan perut
beawarna seperti perak. Jenis ikan ini tergolong pada ikan yang besar, panjang
tubuhnya dapat sampai 150 cm
- Ikan Selar (Caranx mate)
tergolong pada keluarga Carangidae. Tubuh ikan-ikan dari keluarga ini
bentuknya ada yang sedikit gepeng, ada yang lonjong, dan ada juga yang tinggi.
Pangkal ekor kecil, bentuknya bulat panjang. Biasanya mempunyai sisik-sisik
kecil tipis dari jenis sikloid, atau ada juga yang tidak bersisik. Gurat sisi
sempurna, pada bagian depan melengkug ke atas, pada bagian belakang melurus
sampai di ujung ekor. Ada
segolongan ikan-ikan dari keluarga Carangidae yang mempuntai sisik-sisik gurat
sisi yang besar-besar dan pada pinggiran belakangnya seolah-olah merupakan
duri.
- Ikan Cakalang (Thryssa
hamiltonii)
adalah ikan berukuran
sedang dari familia Scombridae
(tuna).
Satu-satunya spesies dari genus Katsuwonus. Cakalang terbesar,
panjang tubuhnya bisa mencapai 1 m dengan berat lebih dari 18 kg. Cakalang yang
banyak tertangkap berukuran panjang sekitar 50 cm. Nama-nama lainnya di
antaranya cakalan, cakang, kausa, kambojo, karamojo, turingan, dan ada
pula yang menyebutnya tongkol. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai skipjack tuna
- Ikan Layang (Decapterus
macarellus)
ikan layang merupakan
salah satu jenis ikan laut yang sering dijadikan sebagai teman nasi. Orang
banyak yang menyukai ikan ini disamping rasanya enak ikan ini juga mempunyai
nilai giji yang tinggi.
ikan layang diolah dan dijual di banyak pasar umum dan tradisional umumnya yang
mengkonsumsi jenis ikan ini adalah kalangan menengah ke bawah, karena harga
jenis ikan ini adalah relatif murah.
tingkat konsumsi ikan di negara kita masih rendah bila dibandingkan dengan
negara-negara di tetangga kita, oleh karena itu sangatlah cocok bila ikan
layang ini dijadikan sebagai makanan yang dikonsumsi sehari-hari sebagai salah
satu cara untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat.
- Ikan Kakap Putih (Lates Calcarifer)
Ikan kakap putih merupakan ikan
yang mempunyai toleransi yang cukup besar terhadap kadar garam dan merupakan
ikan yang di besarkan di air tawar dan kawin di air laut. Sifat-sifat inilah
yang menyebabkan ikan kakap putih dapat di budidayakan di laut, tambak, maupun
air tawar.
- Ikan Kakap Merah (Lutjanus
argentimaculatus)
Ikan
kakap merah adalah salah satu jenis ikan kakap
yang mempunyai sisik berwarna merah. Ikan ini menempati jumlah terbanyak dalam
jenis ikan kakap yang banyak ditemui di perairan Laut Indonesia. Ikan ini juga merupakan salah satu favorit
pemancing ikan di Indonesia. [1] Beberapa nama lokal untuk ikan Kakap yakni:
Ambon
(Maluku): Delis, Sengaru, Rae
-
Ikan Tembang (Sardinella brachysoma)
Ikan yang berukuran
kecil dan ramping, panjang tubuh sekitar 15 cm atau kurang, namun ada pula yang dapat mencapai lebih dari
20 cm. Lemuru biasanya hampir silindris, dengan tinggi tubuh (body depth)
sekitar 25% panjang standar. Tembang bertubuh lebih lebar dan pipih, dengan
tinggi tubuh sekitar 30% panjang standar. Sirip
punggung berukuran sedang, di tengah tubuh, kira-kira sejajar dengan sirip
perut. Sirip ekor berbagi dalam.[3] Sisi bawah tubuh berlingir (berlunas tajam). Lemuru
dan tembang sering ditemukan berenang dalam kelompok besar, dekat permukaan
laut tidak jauh dari pantai (pesisir). Lemuru diketahui memangsa plankton (fitoplankton dan zooplankton), terutama kopepoda.Ikan-ikan
ini dilengkapi dengan tapis insang (gill rakers, sisir insang)
untuk menyaring makanannya.
- Ikan Manyung (Arius crossocheilos)
Ikan manyung adalah ikan
laut
yang biasa ditangkap dan diolah sebagai ikan asin yang disebut jambal
roti. Ikan ini adalah anggota bangsa ikan berkumis (Siluriformes), famili Ariidae. Pemanfaatan
manyung cukup luas, khususnya di kawasan Pantai Utara Jawa. Selain dagingnya sebagai ikan asin, seperti
disebutan sebelumnya, kepala ikan manyung digulai,
dimangut, atau diasap, menjadi makanan khas pantai utara Jawa (Pantura).
Kantung udara ikan ini juga diperdagangkan dan dikonsumsi. Telur
manyung dapat dipepes. Kajian pengolahannya terus dilakukan. Pembuatan surimi dari manyung
juga telah dilakukan.
- Ikan Ekor Kuning (Lutjanus Chrysurus)
Ikan Ekor Kuning (Caesionidae)
adalah Ikan laut yang hidup
di perairan Indo-Pasifik. Ikan ini disebut fusilier,
suli, sulih, suliri, sunin. Warna umumnya biru, kuning pada bagian belakangnya
dan perak. Jenis ini dikenal sebagai perenang cepat dan termasuk ikan diurnal.
Ikan ini sering ditemukan di luar karang (tubir karang). Makanannya adalah
zooplankton. Ikan Ekor Kuning (Caesionidae) lebih memilih tinggal
perairan hangat di wilayah Indo-Pasifik tropis. Tidak ada anggota keluarga
telah dicatat untuk memperpanjang ke perairan subtropis, tidak pula spesies
hadir di Atlantik atau Karibia. Dua spesies Caesio suevica dan C.
striata merupakan endemik Laut Merah sementara distribusi lokal di
Samudra Hindia juga ditampilkan oleh C. xanthonota , C. varilineata
, dan Pterocaesio Capricornis (pantai timur Afrika). Caesio teres
dapat dianggap ikan ekor kkuning yang memiliki distribusi geografis terbesar,
spesies ini telah dicatat dari pantai timur Afrika terutama di Pulau Palmyra .
Spesies ikan kuning di Indonesia dan Filipina adalah suatu elemen penting dari
perikanan komersial.